Kok Dia Marah ke Aku, Padahal Aku Gak Salah?
EDCATION
Discussion Community
1/26/20262 min read


Pernah gak sih kalian diomelin sama orang padahal nggak salah, tapi malah kena imbasnya? Jangan marah dulu ya... Bisa jadi orang itu lagi melakukan salah satu dari Defense Mechanism atau Mekanisme Pertahanan Diri buat ngelindungin dirinya biar nggak stres. Yuk, pahami penyebabnya!
Ini Asal-Usulnya!
Semua ini berawal dari Bapak Psikoanalisis kita, yaitu Sigmund Freud, yang memperkenalkan "Teori Kepribadian". Menurut Freud, kepribadian manusia itu dibentuk dari 3 komponen dasar yang saling berinteraksi, yaitu:
Id: bagian diri yang cuma mau senengnya aja, tanpa mikirin akibat dari perbuatan kita.
Superego: yang ngingetin kita sama benar-salah, aturan, dan nilai moral biar kita nggak salah langkah.
Ego: yang jadi penengah id dan superego biar keinginan kita terpenuhi secara realistis dan nggak nyalain aturan.
Kenapa Defense Mechanism Bisa Terjadi?
Pas ada masalah, ego tuh sibuk banget nyeimbangin id, superego, dan realitas buat ngatasinnya. Tapi, kalo ego ngerasa terlalu ditekan sama ketiga sisi yang berbeda itu, output-nya justru bisa jadi cemas. Nah biar itu ga terjadi, ego ngebangun Defense Mechanism atau Mekanisme Pertahanan Diri buat ngelindungin kita supaya gak cemas. FYI, mekanisme ini tuh terjadi karena kita sadari, loh!
Defense Mechanism Itu Banyak Bentuknya Loh!
Bentuk dari Defense Mechanism ini tuh bisa macam-macam. Msnurut Freud, ada 8 bentuk dari Defense Mechanism.
Denial: yaitu nolak kenyataan yang menyakitkan. Misal, "Dia baik kok, cuma lagi sibuk aja!" (padahal itu toxic relationship)
Displacement: ngelampiasin emosi Ke orang yang nggak bersalah karena orang yang salah nggak memungkinkan untuk kita marahin. Misal, kamu ngomel ke adek, padahal marahnya sama mama.
Projection: nuduh orang lain punya perasaan yang sebenarnya kita rasain. Misal, "Aku nggak benci dia kok! dia aja yang benci aku!" (padahal kita yang benci sama dia).
Rationalization: nyari alasan biar tindakan kita bisa diterima. Misal, "Bukan aku yang gabisa kok, soalnya aja yang terlalu susah!" (padahal emang gak belajar sebelumnya).
Reaction Formation: nunjukin sikap yang berkebalikan sama perasaan asli kita. Misal, kamu tuh suka sama dia, tapi malah kelihatan dingin dan cuek.
Regression: berperilaku kekanak-kanakan pas lagi tertekan. Misal, kamu kesel sama orang, terus jadi ngambek dan nangis.
Repression: nekan perasaan atau ingatan yang nyakitin ke alam bawah sadar kita. Misal, dulu diajarin nggak boleh cengeng dan kamu jadi nggak bisa ngeekspresiin perasaan kamu sekarang.
Sublimation: ngalihin perasaan negatif ke kegiatan yang lebih positif dan produktif. Misal, kamu kesel sama orang dan nyalurin kekebalan itu dengan ikut boxing.
Jadi, kalau ada orang yang tiba tiba marah sama kamu, jangan langsung marah balik, ya... Bisa jadi dia lagi berjuang sama dirinya sendiri. Yuk, lebih sadar, lebih paham, dan lebih empatik!
Referensi
Schultz, D. P., & Schultz, S. E. (2016). A bistory of modern psychology (11th ed.). Cengage Learning.